Minggu, 20 Maret 2011


Video Mesum Raffi Ahmad Dan Yunis Shara Beredar Di Facebook

Video Mesum Raffi Ahmad Dan Yunis Shara Beredar Di Facebook - Belakangan ini banyak beredar pesan-pesan berantai di facebook yang menginformasikan bahwa Video Mesum Raffi Ahmad Dan Yuni Shara Beredar. Namun waspadalah karena itu modus lama para hacker untuk megelabui targetnya. Mereka selalu menggunakan bahasa menarik agar pengunjung mengklik link tersebut. Setelah kita klik pesan tersebut akan terkirim pula ke semua friend list kita yang sedang OL.

Aksi mencuri data sensitif (Phising) yang dilakukan di Facebook dengan mengandalkan nama beken selebritis mulai mewabah. Apalagi yang diiming-imingi adalah video mesum. Nama Raffi Ahmad dan Yuni Shara pun didompleng untuk aksi kejahatan cyber ini.

Modus yang digunakan biasanya menggunakan sarana chatting di Facebook. Pelaku menyebar pesan di fasilitas chatting tersebut dengan pancingan yang tentunya menggoda mereka yang penasaran.

"lihat video mesum raffi ahmad ma yuni zhara. yg tertangkap salah satu camera CCTV di salah satu hotel di jakarta. nich situs/web videos : http://www.video-sex-party-indonesia.such.******/. kalau udah lihat langsung di hapus ya.....," tulisnya.

Jelas saja url di atas merupakan situs palsu yang cuma digunakan sebagai rayuan agar si penerima pesan masuk ke situs yang dimaksud. Setelah masuk, maka akan ada situs yang tampilannya mirip dengan Facebook.

Di sini, user diminta memasukkan username dan password akun Facebooknya. Nah, di bagian inilah pencurian informasi terjadi, data yang dimasukkan tersebut direkam ke situs palsu yang tampilannya mirip Facebook tersebut. Dan ketika log-in, user malah dibawa ke halaman situs porno dengan rentetan konten mesum di dalamnya.

Bagi mereka yang sudah terlanjur tertipu masalah belum selesai sampai di sini. Sebab, akun Facebook mereka selanjutnya bakal dikendalikan oleh si penjahat cyber.

Buktinya, saya pernah mendapat kiriman pesan serupa. Namun ketika ditanyakan langsung ke pemilik akunnya, ia mengaku tak pernah mengirimkan pesan apa-apa.

Pakar antivirus dari Vaksincom Alfons Tanudjaya mengatakan, dari domain yang digunakan ini merupakan aksi phising lokal. Pelaku selanjutnya menjalankan modus yang 'meminta tolong atau sumbangan sejumlah uang kepada temannya' dengan berbekal id akun Facebook korban.

Meski demikian, belum diketahui jumlah korban akibat penipuan tersebut. Namun dilihat dari banyaknya masyarakat Indonesia yang menggunakan Facebook, bukan tidak mungkin penipuan ini bakal menelan korban.

"Korban finansial dari modus ini belum ada, tapi usaha-usaha sudah banyak sekali,"

Sungguh bahaya bukan? Untuk itu, bagi user yang merasa sudah menjadi korban aksi ini disarankan segera mengubah password akun Facebooknya. Selain itu, jangan lagi dengan mudahnya tertipu tawaran-tawaran serupa, apalagi dengan dalih video mesum artis!

2 komentar:

Trik Komputer on 20 Maret 2011 02.04 mengatakan...

kalo ketahuan IBN iklannya bisa dicabut lo kang ,.,.!!!
hati-hati

Basri Tamang mengatakan...

Wahh.....gawat kalau begitu.
Tapi saya hanya mempringatkan agar orang hati-hati di facebook karena sekarang beredar pesan berantai.

Posting Komentar

Anda tidak diperbolehkan berkomentar bersifat promosi produk yang sama dengan di artikel, Apabila anda tetap berkomentar maka komentar anda akan kami Hapus