Kamis, 14 Juli 2011


Kasus Darsem TKW Indonesia

Kasus Darsem TKW Indonesia - Berita pertengahan pekan ini kembali mengangkat nama seorang TKW yang bekerja di Arab Saudi bernama Darsem. Beliau terancam hukuman Pancung karena terbukti membunuh keluarga majikannya. Hukuman tersebut bisa dibatalkan dengan catatan pihak Darsem membayar uang denda sebesar 3,7 M rupiah. Karena adanya dukungan media dan adanya reaksi rakyat maka pemerintah pun bergerak memberi bantuan dan Alhamdulillah Darsem bisa selamat dari hukuman pancung dan kembali ke Tanah Air dengan selamat.

Setibanya di Tanah air beritanya masih terus diangkat, bahkan pada acara TV ONE semalam (14 Juli 2011) kasusnya dibahas khusus pada tayangan Jakarta Lowyer Club yang dipandu oleh pimpinan redaksi TV ONE Bang Karni Ilyas.

Saya sebagai salah satu orang yang menyaksikan acara tersebut ikut merasa senang melihat kebahagiaan Darsem dan keluarga. Tapi ada sesuatu yang membuat saya sedikit terkejut. Darsem yang diselamatkan dengan tebusan 3,7 M ternyata masih mendapatkan sumbangan sebesar 1,3 M.
Yang membuat saya terkejut adalah buat apa sumbangan sebesar itu dan apa alasan Darsem mendapatkan sumbangan sebesar itu ?

Bandingkan dengan beberapa kasus TKW lain seperti kasus TKW yang baru saja di pancung. Apakah keluarga mereka pernah mendapatkan sumbangan yang berarti ?
Atau beberapa TKW yang mendapatkan penganiayaan sampai cacat fisik, apakah pernah mendapatkan sumbangan berarti ?
Dan satu lagi yang tak kalah pentingnya yaitu kasus TKI/TKW lain yang masih terjerat hukum mati.

Mungkin itu sudah menjadi rezeki Darsem yang ditentukan oleh Allah SWT tapi saya yakin beberapa orang pasti berpikiran seperti saya. Apalagi Alhamdulillah ternyata Darsem menurut pengakuannya sendiri tidak mendapatkan siksaan selama ditahan bahkan tidak pernah mengetahui kalau dirinya akan di kenai hukum pancung.

Hali ini mungkin hal kecil yang tidak perlu dipermasalahkan bagi sebagian orang. Tapi saya termasuk orang yang tidak tenang melihat kepincangan dan ketidak adilan.

Basri Tamang

0 komentar:

Poskan Komentar

Anda tidak diperbolehkan berkomentar bersifat promosi produk yang sama dengan di artikel, Apabila anda tetap berkomentar maka komentar anda akan kami Hapus