Jumat, 26 Agustus 2011


Profile Dea Tunggaesti

Profile Dea Tunggaesti - Kasus Nazaruddin belakangan ini juga mengangkat nama seorang pengacara mudah dan cantik yakni Dea Tunggaesti

Dea pertama kali muncul di depan media pada Jumat (19/8) pekan lalu. Kala itu perempuan kelahiran 26 September 1982 yang merupakan bawahan dari OC Kaligis, membacakan surat Nazaruddin kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel.

Sejak itu, dalam sepekan terakhir, nama Dea ramai dibicarakan di jejaring sosial Twitter. Ibu muda beranak dua ini jadi perbincangan karena penampilannya.

"Ya saya tidak menyangka sama sekali bisa seperti ini. Sebenarnya ini malah menjadi beban buat saya," ujar Dea dalam perbincangan dengan detikcom di Mal Pejaten Village, Rabu (24/8/2011) malam.

Meski bukan kasus besar pertama yang ia tangani, Dea mengaku kasus suap wisma atlet ini memang 'istimewa' dibanding kasus lainnya. Menurut perempuan yang tengah mengambil gelar doktor di Universitas Padjajaran ini, hal tersebut tak lain karena nuansa politis dalam kasus Nazaruddin.

"Dari segi nuansa politisnya iya. Tapi sebenarnya ini bukan kasus besar pertama. Saya selama ini banyak juga ngurusi perdata sih," ujar Dea yang bersuamikan Nevio Parodi warga negara Italia ini.

Dea bergabung dengan OC Kaligis & Associates pada 2007, tak lama setelah dia mendapatkan gelar magister manajemen di Univeritas Gadjah Mada. Sebelumnya Dea mendapatkan gelar sarjana hukum di Universitas Pelita Harapan.

"Sejak SMA saya memang tertarik dengan bidang hukum," ujar perempuan yang terinsipirasi oleh serial Ally McBeal ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Anda tidak diperbolehkan berkomentar bersifat promosi produk yang sama dengan di artikel, Apabila anda tetap berkomentar maka komentar anda akan kami Hapus