Rabu, 25 Juli 2018


Bukalapak Merugikan Penjual Atau Pelapaknya

Bukalapak Merugikan Penjual Atau Pelapaknya - Saya sudah beberapa kali membaca keluhan buyer dari bukalapak yang ditulis melalui artikel ataupun forum. Akan tetapi kali ini saya ingin menyampaikan kasus yang terjadi pada saya sebagai pelapak di Bukalapak. Singkat cerita dana saya sekitar Rp.1.200.000,- tidak bisa dicairkan.

Berikut kronologinya :
Kejadian ini berawal saat saya mencoba menjual produk yang ternyata tidak diperbolehkan pihak bukalapak yaitu  Jual Viagra.  Katakanlah itu adalah kesalahn saya sebagai pelapak/penjual karena tidak terlebih dahulu membaca sepenuhnya aturan yang harus dipatuhi oleh pelapak.

Lalu kenapa saya tetap menjual barang yang dilarang ?
Jawab : Karena saya melihat banyak pelapak lain yang juga menjual produk tersebut, jadi saya fikir mungkin produk ini boleh boleh saja dijual. Karena setahu saya jika suatu produk dilarang maka akan sangat mudah sistem mengatur untuk memblokir produk yang tidak diperbolehkan.

Namun terlepas dari itu, yang saya kritik buat Pihak Bukalapak, bukan masalah kenapa produk tersebut dilarang, akan tetapi kenapa pihak bukalapak memberikan sanksi berupa PEMBEKUAN DANA YANG TELAH MENJADI HAK PENJUAL/PELAPAK.  Padahal masih banyak Opsi sanksi lainnya yang menurut kami lebih bijak, Misalnya pemblokiran lapak bagi pelapak. Sanksi ini menurut saya sudah cukup sepadan dan sesuai, tapi kok tiba tiba dana tidak bisa dicairkan ????
Kenapa mesti hak pelapak ditahan ???

Terlebih saya merasa tidak pernah menerima peringatan bahwa jika saya melanggar maka sanksinya adalah pembekuan dana.

Jadi saya selaku pelapak, meminta agar pemberlakuan sanksi bagi pelapak yang melanggar hendaknya disesuaikan, Menurut kami pembekuan dana jelas tujuannya untuk keuntungan PIHAK BUKALAPAK karena dana pelapak DIAMBIL SECARA SEPIHAK oleh Bukalapak.

0 komentar:

Posting Komentar

Anda tidak diperbolehkan berkomentar bersifat promosi produk yang sama dengan di artikel, Apabila anda tetap berkomentar maka komentar anda akan kami Hapus